Bagaimana Kondisi Literasi Media Indonesia di
Dunia Pendidikan?
YUK SIMAKK!!
“Teknologi
semakin memanjakan kita, dan teknologi semakin membuat kita malas. Jika Anda
orang rajin dengan dikelilingi teknologi, maka Anda adalah orang sukses di
jaman ini”
Indonesia mengalami pengglobalan dalam bidang komunikasi dan informasi, sejak kemunculan internet pada pertengahan 90-an. Dunia sehari-hari kita seperti kenyataan yang termediasi. Agar dapat memahami realitas media, seseorang dituntut memiliki sebuah keterampilan baru yaitu literasi media. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Guntarto (2016), kegiatan Pendidikan Literasi Media di Indonesia belum memiliki konsistensi yang nyata antara tujuan yang ingin dicapai, dengan unsur penting dalam kecakapan literasi media. Artinya, pemahaman dan kajian konseptual mengenai literasi media masih belum cukup mendalam dilakukan oleh para penggiat.
Di Indonesia, kegiatan literasi media
lebih didorong oleh kekhawatiran bahwa media dapat menimbulkan dampak negatif. Selain
itu, gejala yang ada dapat dilihat dari interaksi
dan pola konsumsi anak dengan menunjukkan intensitas yang cukup tinggi seperti kelakuan anak yang kurang terkontrol, serta melihat isi media yang dikonsumsi anak-anak tidak
cukup aman bagi perkembangan psikologisnya. Untuk merespon gejala ini, perlu dilakukan
berbagai upaya yang menekan pengaruh negatif sekecil mungkin dengan memberi
penguatan dan tips kepada orangtua, guru, bahkan anak itu sendiri.
Ketergantungan pada media dalam tingkat
yang tinggi juga menimbulkan berbagai masalah kemampuan konsentrasi dan kecanduan
pada media, terutama anak prasekolah. Tentu saja akan mengurangi kesempatan
mereka untuk belajar, bermain dan bersosialisasi dengan teman sebayanya, serta kegiatan lain yang penting bagi perkembangan fisik dan sosial anak tersebut. Akses mereka
terhadap media sangat tinggi, namun kurang dapat memanfaatkan media yang mereka
akses secara bermakna. Perspektif literasi media perlu dikembangkan dalam
diri individu, untuk mencapai tujuan gerakan dan pendidikan literasi media. Setiap individu atau kelompok pegiat literasi media, wajib memiliki pengetahuan
tentang media.
Referensi :
Fitryarini, Indri. 2016. Literasi Media Pada Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman. Jurnal Komunikasi ISSN 2085-1979, Vol. 8, No. 1, Juli 2016, Hal 51 – 67. Universitas Mulawarman
Guntarto, Bobi. "Tantangan dalam Kegiatan Literasi Media di Indonesia." Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi 8.1 (2016): 1-36.
Syukri, Muhammad, Anang Sujoko, and Reza Safitri. "Gerakan dan pendidikan literasi media kritis di indonesia (studi terhadap yayasan pengembangan media anak)." MEDIAKOM 2.2 (2019): 111-134.
kereen banget kakk
ReplyDeleteMantap 👍
ReplyDeleteBermanfaat bgttt
ReplyDeleteKeren
ReplyDeleteWaww.. terima kasih infonya kak
ReplyDeleteBagusssssss
ReplyDelete"smartphone harus diimbangi dengan smart people".
ReplyDeleteBijaklah dalam menggunakan teknologi
ReplyDeleteMantabb virr... Semangattt virulll
ReplyDeleteMantapp viraaa....
ReplyDelete"jadilah seseorang yang produktif dlm berteknologi, bukan konsumtif/hanya sbgai penikmat teknologi"
ReplyDelete